Tampilkan postingan dengan label Dunia Farmasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Dunia Farmasi. Tampilkan semua postingan

Jumat, 17 Oktober 2008

Penemuan Obat 2

Periode penemuan obat-obatan mulai menemui puncaknya setelah perang dunia kedua. beberapa diantaranya berasal dari lanjutan proyek pada zaman perang. Namun kebanyakan sudah berasal dari investasi dalam bidang farmasi dan biomedik dalam rangka pelayanan kebutuhan kesehatan masyarakat.

Berikut beberapa penemuan obat-obatan yang bermula tahun 1949 sampai tahun 1995.

  1. 1949. Senyawa E (Cortison), menunjukkan aktif pada artritis rematik oleh P. Hench dari Mayo Clinic, USA menggunakan sample yang disiapkan oleh Merck.
  2. 1952. Salk, mengembangkan vaksin Polio di USA. Chlorpromazin (Largactil) sebagai obat psikotropik oleh Rhone-Pouolenc.
  3. 1953. Mercaptopurine (Puri-Nethol) sebagai anti leukemia oleh Burroughs Wellcome.
  4. 1957. merupakan anestetik non flamable. oleh ICI Pharmaceutical
  5. 1959. Penemuan ampicillin (Penbritin), suatu Penicillin semi sintetik, oleh Beechams.
  6. 1960. Penemuan Chlordiazepoxide (Librium) sebagai anxiolitik dan transkuilizer oleh Roche.
  7. 1962. Penemuan Diazepam (Valium) sebagai anxiolitik dan transkuilizer oleh Roche. Penemuan Norethisteron (Anovlar) sebagai kontraseptik oral oleh Schering, Penemuan Azathioprine (Imuran) sebagai immunosupressive dan anti artritis oleh Wellcone.
  8. 1964. Penemuan Ibuprofen (Brufen) obat NSAID untuk artritis dan inflammasi oleh Boots
  9. 1965. Penemuan Propranolol (Inderal) sebagai betabloker oleh ICI Pharmaceutical
  10. 1966. Penemuan Allopurinol (Zyloric) untuk pengobatan Gout dan artritis oleh Wellcome
  11. 1969. Penemuan Salbutamol (Ventolin) sebagai stimulan untuk penanganan asma oleh A&H/Glaxo
  12. 1970. Penemuan Levodopa untuk penyakit Parkinson
  13. 1971. Penemuan mekanisme aksi dari Aspirin oleh John Vane
  14. 1973. Penemuan Tamoxifen (Nalvadex) untuk kanker payudara oleh ICI Pharmaceutical
  15. 1976 Penemuan Atenolol (Tenormin) sebagai Betabloker untuk penanganan hipertensi. Penemuan Cyclosporin (Sandimmun) untuk transplantasi oleh Sandoz. Penemuan Cimetidin (Tagamet) sebagai antagonis H-2 untuk penanganan peptik ulcer
  16. 1981. Penemuan Captopril (Capoten) sebagai ACE inhibitor untuk hipertensi oleh SK&F
  17. 1982. Penemuan Insulin manusia (Humulin) merupakan produk farmasi pertama untuk DNA rekombinan oleh Eli Lilly
  18. 1985. Penemuan Aciclovir (Zavirax) sebagai anti virus melawan Herpes Simplex oleh Wellcom
  19. 1986. Penemuan Orthoclone untuk transplantasi oleh Ortho, merupakan lisensi pertama untuk monoklonal antibodi manusia.
  20. 1987. Penemuan Zidovudine (AZT<>
  21. 1989. Penemuan Simvastatin (Zocor) untuk penurunan kadar lemak darah oleh Merck Sharp & Dohme
  22. 1990. Penemuan ekperiment terapi gen pertama pada seseorang dengan defisiensi adenosin deaminase.
  23. 1992. Penemuan Paclitaxel (Taxol) untuk kanker payudara, kanker ovarium dan leukemia
  24. 1995 Penemuan interferon beta-1b. untuk penenganan multiple sklerosis oleh Schering Health Care/Biogen.

Sekian, Semoga bermanfaat
Salam Sejawat Apoteker.

Rabu, 15 Oktober 2008

Apotek Pertama Dunia

Toko Obat/Apotek pertama di dunia dimulai pada tahun 750 M di Persia dan suatu apothecary shops (Istilah khas Arab) muncul kemudian pada sekitar tahun 850 M.

Ada beberapa ciri khas dari toko obat ini:
  1. Adanya pemisahan antara bidang kedokteran/pengobatan dengan bidang farmasi
  2. Toko obat itu dijalankan oleh seorang yang berpendidikan dengan kode etik yang tinggi
  3. Adanya pendidikan yang dijalankan untuk apotek-apotek
  4. Toko obat ini menjual berjenis-jenis obat termasuk obat-obatan traditional Persia, India dan bahan-bahan kimia.


Semoga bermanfaat,
Sejawat Apoteker

Minggu, 12 Oktober 2008

Penemuan Obat 1



Abad 20 memperlihatkan suatu pertumbuhan yang sangat pesat dari penemuan obat-obatan untuk terapi. Puncaknya terjadi pada tahun 1940, 1950 dan 1960 an yang dikenal dengan istilah revolusi terapetik. Pergerakan itu bermula dari Jerman kemudian mengarah ke USA dan keseluruh negara-negara barat. Namun sekarang sudah mulai merambah ke daerah asia seperti India.

Kronologi penemuan beberapa obat yang penting di dunia farmasi dapat dilihat pada daftar berikut ini. Penemuan yang diawali pada tahun 1903 sampai dengan 1944.

  1. (1903) Penemuan Barbiton (Veronal) sebagai hipnotik dikembangkan oleh E. Fischer dan J. Von Mering di Jerman
  2. (1910) Penemuan Arsphenamine (Salvarsan) sebagai anti-syphilitic oleh Paul Ehrlich dan Hoeschst di Jerman.
  3. (1919) Penemuan Thyroxine, bahan aktif dari kelenjer tiroid oleh E.C. Kendall, Mayo Clinic, USA.
  4. (1922) Penemuan Insulin suatu hormon pankreas oleh Banting, Best, Macleod, dan Collip di Toronto University, the Cannaought Laboratories dan Eli Lily.
  5. (1928) Alexander Flemming mengamati aktivitas antibakteri dari jamur Penicillium notatum (Inoculation Department, St. Mary's Hospital, London)
  6. (1930-an) Penemuan Vitamin Sintetis, Vitamin A, B, C dan D.
  7. (1932) Penemuan aktivitas antibacteri dari Prontosil rubrum oleh Gerhard Damagk di Bayer, Jerman.
  8. (1935) Penemuan sulphanilamide (para aminobenzene sulphonamide) sebagai bahan aktif dalam species Prontosil oleh tim Ernest Fourneau di Pasteur Institute Paris.
  9. (1938) Tim Howard Florey di Oxford melakukan study terhadap penicilin dan mengembangkan antibiotik broad spektrum yang pertama.
  10. (1940) Fildes dan Woods, bekerja di Middlesex Hospital, London, menguraikan mekanisme aksi sulfanilamide yang bertindak sebagai antagonist kompetitifnya.
  11. (1944) Penemuan aksi Streptomycin sebagai antibiotik anti TBC oleh Selman Waksman di Rutgers University, USA dan Merck.
Semoga bermanfaat
Dari berbagai sumber
Sejawat,
Apoteker.